Posted by : Amaliun Indah Senin, 14 November 2011


”We are not alone.” Demikian sebuah kalimat fenomenal dari salah satu film terkenal garapan sutradara kelas dunia, Steven Spielberg. Tentu saja kalimat itu tak sekadar promosi dari filmnya. Namun, sebuah keyakinan bahwa ada makhluk hidup cerdas selain manusia (alien) berkendarakan UFO. Yaitu, pesawat alien yang membawa makhluk tersebut menjelajahi bumi.
Penampakan pesawat itu pun bermacam-macam. Ada yang berbentuk piring atau topi berbentuk cakram tanpa dorongan yang terlihat atau terdengar ketika siang maupun malam. Ada juga yang tampak seperti cahaya bergerak cepat. Lalu, bentuk segitiga raksasa, cerutu dengan jendela bercahaya, telur, tabung. Bahkan, benda-benda hitam tak berbentuk.
Keberagaman bentuk pesawat alien ini juga seiring dengan “penampakan” mereka yang tersebar di berbagai tempat di bumi. Berikut beberapa tempat yang “dianggap” pernah dikujungi alien dengan pesawat misterius mereka itu.
Roswell, Amerika Serikat
Pada 4 Juli 1947, di Kota Roswell, New Mexico, Amerika Serikat, tersebar kabar jatuhnya sebuah pesawat misterius. Beberapa foto menunjukkan puing-puing pesawat yang diduga adalah UFO. Dugaan itu semakin bertambah kuat dengan adanya fakta bagaimana pemerintah Amerika Serikat berusaha keras menutup-nutupi kejadian tersebut.
Insiden Roswell adalah satu hal yang kontroversi hingga sekarang. Banyak yang yakin bahwa Roswell merupakan tempat bersejarah dalam fenomena kedatangan UFO. Namun, sumber resmi pemerintah Amerika Serikat saat itu membantahnya. Mereka mengatakan bahwa serpihan itu bukan pesawat angkasa, melainkan balon cuaca.
Memang, ketika itu, informasi soal UFO masih bersifat rahasia. Mungkin ada kaitan dengan sikap saling curiga antara Amerika Serikat dengan Rusia. Sikap yang kemudian berubah menjadi tindakan saling memata-matai antara kedua negara dalam Perang Dingin, beberapa tahun kemudian.
Setelah kejadian di Roswell, muncullah istilah "UFO" (Unidentified Flying Object) untuk pertama kalinya oleh Kapten Edward J. Ruppelt pada 1952. Menggantikan istilah “piring terbang” yang sebelumnya lebih dikenal.
Danau Baikal, Rusia
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa UFO menyukai air. Sebanyak 50 persen lebih penampakan UFO selalu berkaitan dengan laut atau danau. Nah, Danau Baikal di Rusia jadi salah satu contoh yang memperkuat simpulan tersebut. Pada 1982, terjadi perkelahian satu lawan satu antara militer Rusia dengan makhluk yang diduga alien. Peristiwa ini berlangsung ketika para penyelam militer Rusia sedang berlatih di Danau Baikal, danau laut tawar terbesar di dunia.
Ketika sedang berlatih, mereka secara tak sengaja bertemu dengan beberapa sosok alien. Terjadilah perkelahian yang mengakibatkan tujuh penyelam Rusia luka parah. Tiga di antaranya malah dikabarkan tewas. Peristiwa heboh ini memang tak terendus media. Dunia baru mengetahuinya ketika file mengenai hal tersebut diungkap beberapa puluh tahun kemudian, setelah sekian lama “disembunyikan” alias rahasia.
Sao Paulo dan Rio de Janeiro, Brazil
Pada 19 Mei 1986, ada puluhan saksi mata yang menyaksikan 21 objek aneh berbentuk lingkaran berdiameter 100meter melayang di udara Brazil. Tepatnya, di Kota Sao Paulo dan Rio de Janeiro. Beberapa pesawat pemburu, seperti Mirage F-5 milik angkatan udara Brazil pun berusaha mengejar penampakan UFO tersebut. Sayangnya, perburuan itu tidak berhasil.
Fenomena yang kemudian dikenal dengan nama “Official UFO Night in Brazil” ini awalnya juga ditutup-tutupi oleh pemerintah Brazil. Karena penampakan UFO yang begitu gamblang itu, akhirnya membuat pemerintah Brazil mempublikasikannya kepada khalayak ramai.
Sleman, Indonesia
Indonesia ternyata merupakan salah satu negara di dunia yang sering mendapat “kunjungan” UFO. Penyebabnya mungkin karena banyaknya jumlah penduduk Indonesia dan daerah Indonesia yang terbilang luas. Salah satu contohnya adalah penampakan UFO sebelum peristiwa tsunami dahsyat melanda Aceh, 2004. Ada sebagian masyarakat yang melihat pesawat alien tersebut. Karena tertutup oleh berita tsunami, penampakan UFO ini tak terlalu diperhatikan.
Namun, ketika terjadi fenomena “Crop Circle" di Sleman, Yogyakarta, pada 23 Januari 2011, perhatian masyarakat Indonesia pun tersedot ke sana. Walaupun keberadaan “Crop Circle" itu banyak yang meragukan keasliannya, sebagian masyarakat Indonesia percaya bahwa itu adalah “tanda” adanya alien. Makhluk yang keberadaannya masih merupakan misteri hingga sekarang.

Leave a Reply

Blog Dofollow Silahkan Tinggalkan Komentar Sobat... Komentarnya Yang Manis Ya....!!!
Jangan Lupa Kunjungi Jasa Facebook Fanpage Murah
Buat Sobat Yang Mau Berbisnis Online Kunjungi Aja Langsung Bisnis Online Terbaru

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Cafe Amaliun Indah - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -