Posted by : Unknown Senin, 14 November 2011


Mars adalah planet tetangga Bumi. Letaknya di urutan keempat dari Matahari. Mars sering disebut sebagai Planet Merah karena dari jauh tampak kemerah-merahan. Suhu udara di Mars cukup rendah, -87 sampai -5°C. Di Bumi, suhu tersebut sudah dapat membuat air membeku. Tekanan udara Mars cukup rendah serta komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida, nitrogen, dan argon. Manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan jika berada di Mars. Dahulu, Mars sempat diduga sebagai planet alien yang sangat menakutkan.
Pengamatan Planet Mars
Aristoteles telah mengamati Mars pada 356 atau 357 SM. Filsuf Yunani tersebut melihat Mars di belakang bulan dan memperkirakan jarak Mars lebih jauh daripada jarak antara Bumi dan Bulan. Penelitian terhadap Mars sedikit lebih maju ketika Galileo Galilei membuat teleskop untuk mengamati Mars pada 1609.
Namun, pengamatan dengan teleskop sederhana belum dapat memberikan gambaran permukaan Mars dengan jelas. Bahkan, sering keliru penafsirannya. Misalnya, Christiaan Huygens yang membuat sketsa Mars pada 1659 menyatakan bahwa bagian gelap Mars adalah wilayah hijau. Huygens juga menduga Mars adalah planet alien yang dihuni oleh makhluk cerdas. Kemungkinan adanya makhluk cerdas di Mars ini menjadi salah satu alasan para ilmuwan mengamati Mars.
Demam Mars
Pada akhir abad ke-19, Demam Mars (Mars Fever) melanda dunia. Perbincangan tentang Mars sebagai planet alien dengan makhluk cerdas yang menghuninya terjadi di mana-mana. Pemicu ketertarikan masyarakat dunia terhadap Mars adalah penelitian yang dilakukan oleh sebagian astronom, salah satunya Giovanni Schiaparelli.
Pada September 1877, ketika posisi Mars dekat dengan bumi, Schiaparelli mengamati Mars dengan teleskop 22cm di Milan, Italia, negeri asalnya. Schiaparelli membuat peta Mars yang memuat semacam kanal sehingga memunculkan dugaan bahwa Mars benar-benar planet alien yang dihuni makhluk cerdas.
Astronom lainnya, seperti Henri Joseph Perrotin dan Louis Thollon, mendukung ide kanal tersebut. Buku tentang Mars serta kehidupannya yang diterbitkan Percival Lowell pada 1894, semakin mempengaruhi masyarakat. Lowel menulis buku berdasarkan pengamatannya dengan teleskop 300mm dan 450mm.
Laporan pengamatan Nikola Tesla terhadap sinyal berulang yang diduga dari planet lain pada 1899, bagai menguatkan dugaan Schiaparelli. Sejak saat itu, kisah-kisah fiksi tentang kehidupan di Mars bermunculan. Di kemudian hari, barulah astronom menyadari bahwa apa yang dimaksud dengan kanal oleh Schiaparelli hanyalah ilusi optik.
Fakta dari Misi Mars
Misi Mars yang dilakukan oleh Uni Soviet dan Amerika pada rentang 1960-1970 bertujuan untuk mengumpulkan data guna misi selanjutnya, yaitu mendarat di Mars dan membuktikan apakah Mars planet alien atau bukan. Sebagian besar misi, hanya mengorbit, belum mendarat di permukaan Planet Mars. Misi Mars Uni Soviet yang berhasil mendekati Mars adalah wahana Mars 1.
Mars 1 meluncur pada 1 November 1962, sedangkan Marsnik 1 (Mars 1960A), Marsnik 2 (Mars 1960B), dan Sputnik 22 (Mars 1962A), gagal karena berbagai sebab. Sayangnya, Mars satu hanya berhasil mengirimkan sejumlah data sebelum akhirnya hilang kontak.
Amerika jauh lebih unggul dalam misi Mars. Misi Mariner 4 pada 1967 berhasil terbang mendekati Mars, sedangkan misi sebelumnya, Mariner 3, gagal meluncur. Amerika kembali unggul dengan berhasil mendaratkan Viking 1 dan Viking 2 pada 1976 di permukaan Mars. Wahana Viking berhasil mengirimkan gambar berwarna dan sejumlah data penting, seperti temperatur permukaan, perubahan tekanan, badai debu musiman, dan tekanan gas di kutub Mars.
Dari misi-misi tersebut, dugaan Mars sebagai planet alien terbantahkan sudah. Mars hanyalah planet mati. Kemungkinan adanya makhluk hidup di Mars sangat kecil. Bahkan, manusia memerlukan sarana kehidupan yang lengkap jika ingin menetap di Mars.

Leave a Reply

Blog Dofollow Silahkan Tinggalkan Komentar Sobat... Komentarnya Yang Manis Ya....!!!
Jangan Lupa Kunjungi Jasa Facebook Fanpage Murah
Buat Sobat Yang Mau Berbisnis Online Kunjungi Aja Langsung Bisnis Online Terbaru

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Cafe Amaliun Indah - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -